jump to navigation

Standar Seseorang Dalam “Aku”sentris 21 September, 2007

Posted by Sir Spitod in Comedic, Contemplation, Having fun, iSeng (baca:ai-seng), Personal.
trackback

Budi

  • Baik = Kalau aku menyukainya
  • Jahat = Kalau aku benci dia

Kehartabendaan

  • Kaya = Yang punya lebih banyak dariku
  • Miskin = Yang punya lebih sedikit dariku

Selera

  • Berkelas = Bila kesukaannya sama denganku
  • Murahan = Bila menyukai yang aku benci

Akhirat

  • Calon Surga = Kalau seagama atau sekepercayaan dengan aku
  • Calon Neraka = Kalau beragama selain agamaku

Intelektualitas

  • Pintar = Jika bisa memecahkan masalah yang sulit bagiku
  • Goblok = Kalau masalah gampang gitu aja enggak bisa!

Wajah

  • Cakep = Yang kualitas wajahnya mendekati aku
  • Jelek = Yang kualitas wajahnya dibawah aku

Pendapat

  • Bagus = Kalau sama/mendukung dengan pendapat/logika aku
  • Jelek = Kalau beda/bertentangan dengan pendapat/logika aku

Urusan

  • Penting = Jika berkaitan dengan aku
  • Sepele = Jika enggak ada hubungannya dengan aku

Blogwalking

  • Hebat = Yang sering berkunjung dan berkomentar di blog aku
  • Payah = Yang jarang datang dan enggak pernah komentar di blog aku

Adakah salah satu dari “standar” akusentris diatas yang, sadar atau tidak, kita gunakan sehari-hari?🙄 Sejujurnya kadangkala beberapa standar itu tanpa sadar saya pakai😦 . Padahal, manusia membutuhkan orang lain dalam hidupnya, jadi saling menghargai sangat penting.

Oh, ya. Silahkan kalau ada yang mau menambahkan!:mrgreen:

Komentar»

1. asukowe - 21 September, 2007

wah, be the first? salam kenal…

2. phai - 21 September, 2007

blog adalah sarana ekspresi diri. Wajar!!!

3. asukowe - 21 September, 2007

Wah njenengan nggak tahu ( Pertamax = the first ) ya?

4. agorsiloku - 23 September, 2007

Walah… jadi malu…🙂

5. mathematicse - 24 September, 2007

Berarti waktu saya bikin postingan terkait kang Spitod, urusan penting dong ya… ? Hehehehe…😀

6. Ratu Adil Dewa Perang Satria Pinandhita Putra Bintang Pendekar Suci Tapak Buddha Supersakti - 25 September, 2007

sok bijak loe.

7. sigid - 25 September, 2007

“Aku”sentris bahkan kadang dilakukan dengan secara sadar.
Memang susah yah untuk “menyangkal diri”.🙂

8. mataharicinta - 29 September, 2007

weks…ratu adil ayeuna komen juga di blog orang ya.
hmm….kayanya udah ada contoh nyatanya itu kang spitod:)

buktinya itu di item;
pendapat:
bagus: kalo gak bertentangan dengan aku
jelek: kalo bertentangan dengan aku.

tuhhh, sok bijak loe.

*neng, eling. ini bulan puasa*

9. Spitod-san - 1 Oktober, 2007

@asukowe
ngerti kok..

@phai
wah bukan itu maksud saya bikin post ini..

@agorsiloku
..sama..

@mathematicse
iya dong😀

@ratu adil
suka-suka aku dong.

@sigid
yaph, bener banget.

@mataharicinta
hahaha.. memang ada macem2 orang disini, ya..

10. Manajemen Palu : Semua Orang Adalah Paku ! « Sains-Inreligion - 23 Desember, 2007

[…] maka semua paku-paku itu harus dipalu. Egosentris !.  Memang, dimensi keakuan akan menyebabkan standar perilaku benar pada ukuran pribadi (dan kelompoknya).  Lucu !, memang.  Kebanyakan kita (termasuk saya sendiri), tanpa disadari atau […]

11. sitijenang - 26 Desember, 2007

lawannya berarti kamu sentris ya?😀
salam kenal.

12. Balig - 13 Oktober, 2008

klo rame-rame jadinya kami sentris kan? : )
lam kenal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: